Sistem dan Teknologi Informasi
Ringkasan Sistem dan Teknologi Informasi
Tulisan ini dibuat sebagai tugas mata kuliah Sistem dan Teknologi Informasi.
Sistem dan Teknologi Informasi
Pada kehidupan sehari-hari, kita sebenarnya selalu berhubungan dengan berbagai sistem. Mulai dari tubuh manusia, organisasi, hingga aplikasi digital di ponsel semuanya bekerja dengan konsep sistem. Secara umum, sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait, memiliki batas, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Setiap sistem menerima input, memprosesnya, lalu menghasilkan output (O’Brien & Marakas, 2007).
Sistem juga tidak berdiri sendiri. Ia berada dalam lingkungan yang berisi sistem-sistem lain, dan sering kali menjadi bagian kecil dari sistem yang lebih besar. Itulah sebabnya cara kerja sebuah sistem selalu dipengaruhi oleh lingkungannya.
Bentuk Sistem: Sibernetik dan Adaptif
Dalam materi juga dijelaskan ada beberapa bentuk sistem, dua yang paling penting adalah sistem sibernetik dan sistem adaptif.
Sistem sibernetik adalah sistem yang mampu mengawasi dirinya sendiri dan mengatur tindakannya. Sistem ini punya dua fungsi kunci, yaitu feedback (informasi kinerja) dan control (pengawasan dan evaluasi) untuk memastikan sistem berjalan menuju tujuannya (O’Brien & Marakas, 2007).
Di sisi lain, sistem adaptif adalah sistem yang mampu mengubah dirinya sendiri atau lingkungannya agar bisa tetap bertahan. Banyak teknologi modern, seperti aplikasi yang “belajar” dari pengguna, termasuk ke dalam jenis ini.
Sumber Daya dalam Sistem Informasi
Terdiri dari software sistem, software aplikasi, dan prosedur.
Prosedur berisi instruksi operasional agar pengguna tahu bagaimana sistem harus dijalankan (O’Brien & Marakas, 2007).
Meliputi unit sistem seperti CPU dan memori, serta perangkat input-output (peripherals) seperti keyboard, monitor, dan printer (O’Brien & Marakas, 2007).
Bagian ini mencakup media komunikasi seperti fiber optic atau jaringan seluler, serta infrastruktur pendukung berupa perangkat keras, perangkat lunak, dan data untuk menjalankan komunikasi jaringan (O’Brien & Marakas, 2007).
Data disimpan dan dikelola melalui teknologi basis data atau basis pengetahuan. Basis data menyimpan data terstruktur, sedangkan basis pengetahuan menyimpan pengetahuan seperti aturan dan contoh kasus (O’Brien & Marakas, 2007).
Teknologi Informasi dan TIK
Gabungan keduanya membuat proses pengolahan, penyimpanan, dan pengiriman informasi menjadi jauh lebih cepat dan efisien.
Infrastruktur Teknologi Informasi
Infrastruktur TI mencakup fasilitas fisik, layanan, perangkat, dan personel TI yang mendukung operasional seluruh organisasi (Rainer & Cegielsky, 2011). Laudon (2011) menambahkan bahwa infrastruktur TI merupakan investasi perusahaan pada perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan yang digunakan secara luas di seluruh bisnis.
Sederhananya, infrastruktur TI adalah pondasi utama yang memungkinkan perusahaan menjalankan proses bisnis, melayani pelanggan, dan berhubungan dengan mitra secara efektif.
Layanan Teknologi Informasi
Laudon (2011) menjelaskan bahwa layanan TI mencakup banyak hal, mulai dari:
-
layanan komputasi,
-
layanan telekomunikasi,
-
pengelolaan data,
-
penggunaan aplikasi seperti ERP dan CRM,
-
pengelolaan fasilitas fisik,
-
manajemen proyek TI,
-
standar TI,
-
pendidikan dan pelatihan TI,
-
hingga penelitian dan pengembangan teknologi masa depan.
Setiap layanan ini punya peran penting agar organisasi bisa memaksimalkan penggunaan teknologi.
KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA
ITU. (2002). Information and communication technologies.
Laudon, K. (2011). Management Information Systems.
O’Brien, J., & Marakas, G. (2007). Management Information Systems.
Rainer, R. K., & Cegielsky, C. G. (2011). Introduction to Information Systems.
Turban, E., et al. (2006). Information Technology for Management.



Komentar
Posting Komentar