Sistem dan Teknologi Informasi

Ringkasan Sistem dan Teknologi Informasi

Tulisan ini dibuat sebagai tugas mata kuliah Sistem dan Teknologi Informasi.

Penulis: Gezant Ashabil Haqdu D
Dosen Pengampu: Rinda Cahyana, S.T., M.T.



Ringkasan ini dibuat sendiri dan dengan bahasa sendiri berdasarkan materi yang diperoleh dari kelas mata kuliah Sistem dan Teknologi Informasi, dan Kanal Pendidikan Cahyana https://s.id/KanalPendidikanCahyana

Sistem dan Teknologi Informasi

Pada kehidupan sehari-hari, kita sebenarnya selalu berhubungan dengan berbagai sistem. Mulai dari tubuh manusia, organisasi, hingga aplikasi digital di ponsel semuanya bekerja dengan konsep sistem. Secara umum, sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait, memiliki batas, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Setiap sistem menerima input, memprosesnya, lalu menghasilkan output (O’Brien & Marakas, 2007).

Sistem juga tidak berdiri sendiri. Ia berada dalam lingkungan yang berisi sistem-sistem lain, dan sering kali menjadi bagian kecil dari sistem yang lebih besar. Itulah sebabnya cara kerja sebuah sistem selalu dipengaruhi oleh lingkungannya.

Bentuk Sistem: Sibernetik dan Adaptif

Dalam materi juga dijelaskan ada beberapa bentuk sistem, dua yang paling penting adalah sistem sibernetik dan sistem adaptif.
Sistem sibernetik adalah sistem yang mampu mengawasi dirinya sendiri dan mengatur tindakannya. Sistem ini punya dua fungsi kunci, yaitu feedback (informasi kinerja) dan control (pengawasan dan evaluasi) untuk memastikan sistem berjalan menuju tujuannya (O’Brien & Marakas, 2007).

Di sisi lain, sistem adaptif adalah sistem yang mampu mengubah dirinya sendiri atau lingkungannya agar bisa tetap bertahan. Banyak teknologi modern, seperti aplikasi yang “belajar” dari pengguna, termasuk ke dalam jenis ini.

Sumber Daya dalam Sistem Informasi

Sebuah sistem informasi tidak hanya terdiri dari komputer atau program. Ada beberapa sumber daya yang membangunnya:

1. Sumber Daya Manusia

Ini mencakup pengguna akhir (end users) dan spesialis sistem informasi.
Pengguna akhir adalah orang yang memakai sistem dan informasinya, sementara spesialis adalah pihak yang merancang, mengembangkan, atau mengoperasikan sistem (O’Brien & Marakas, 2007).

2. Sumber Daya Perangkat Lunak

Terdiri dari software sistem, software aplikasi, dan prosedur.
Prosedur berisi instruksi operasional agar pengguna tahu bagaimana sistem harus dijalankan (O’Brien & Marakas, 2007).

3. Sumber Daya Perangkat Keras

Meliputi unit sistem seperti CPU dan memori, serta perangkat input-output (peripherals) seperti keyboard, monitor, dan printer (O’Brien & Marakas, 2007).

4. Sumber Daya Jaringan

Bagian ini mencakup media komunikasi seperti fiber optic atau jaringan seluler, serta infrastruktur pendukung berupa perangkat keras, perangkat lunak, dan data untuk menjalankan komunikasi jaringan (O’Brien & Marakas, 2007).

5. Sumber Daya Data

Data disimpan dan dikelola melalui teknologi basis data atau basis pengetahuan. Basis data menyimpan data terstruktur, sedangkan basis pengetahuan menyimpan pengetahuan seperti aturan dan contoh kasus (O’Brien & Marakas, 2007).

Teknologi Informasi dan TIK

Teknologi informasi adalah bagian dari sistem informasi selain sumber daya manusianya (Turban et al., 2006). Sedangkan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) merupakan gabungan antara teknologi komputer dan telekomunikasi (Bouwman et al., 2005; ITU, 2002).

Gabungan keduanya membuat proses pengolahan, penyimpanan, dan pengiriman informasi menjadi jauh lebih cepat dan efisien.

Infrastruktur Teknologi Informasi

Infrastruktur TI mencakup fasilitas fisik, layanan, perangkat, dan personel TI yang mendukung operasional seluruh organisasi (Rainer & Cegielsky, 2011). Laudon (2011) menambahkan bahwa infrastruktur TI merupakan investasi perusahaan pada perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan yang digunakan secara luas di seluruh bisnis.

Sederhananya, infrastruktur TI adalah pondasi utama yang memungkinkan perusahaan menjalankan proses bisnis, melayani pelanggan, dan berhubungan dengan mitra secara efektif.

Layanan Teknologi Informasi

Laudon (2011) menjelaskan bahwa layanan TI mencakup banyak hal, mulai dari:

  • layanan komputasi,

  • layanan telekomunikasi,

  • pengelolaan data,

  • penggunaan aplikasi seperti ERP dan CRM,

  • pengelolaan fasilitas fisik,

  • manajemen proyek TI,

  • standar TI,

  • pendidikan dan pelatihan TI,

  • hingga penelitian dan pengembangan teknologi masa depan.

Setiap layanan ini punya peran penting agar organisasi bisa memaksimalkan penggunaan teknologi.

KESIMPULAN

Materi Sistem dan Teknologi Informasi menjelaskan bahwa sistem adalah elemen-elemen yang saling terhubung untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam sistem informasi modern, keberadaan sumber daya manusia, perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, dan data menjadi fondasi penting agar sistem bisa berjalan dengan baik. Infrastruktur dan layanan TI juga memperkuat keberlangsungan proses bisnis. Secara keseluruhan, pemahaman tentang sistem dan teknologi informasi membantu kita melihat bagaimana teknologi mendukung kehidupan pribadi maupun organisasi secara menyeluruh.

DAFTAR PUSTAKA

Bouwman, H., et al. (2005). Information and communication technology convergence.
ITU. (2002). Information and communication technologies.
Laudon, K. (2011). Management Information Systems.
O’Brien, J., & Marakas, G. (2007). Management Information Systems.
Rainer, R. K., & Cegielsky, C. G. (2011). Introduction to Information Systems.
Turban, E., et al. (2006). Information Technology for Management.

Komentar

Postingan Populer