PERANGKAT KERAS KOMPUTER
Ringkasan Sistem dan Teknologi Informasi
Tulisan ini dibuat sebagai tugas mata kuliah Sistem dan Teknologi Informasi.
Perangkat Keras Komputer
Personal Computer dan Perangkat Hybrid
System Unit dan Peripherals
Port, Plug, dan Jack
Agar perangkat dapat saling terhubung, komputer menyediakan berbagai port yang berfungsi sebagai penghubung fisik. Port ini menjadi titik masuk bagi plug dan jack dari perangkat eksternal. Ada banyak jenis port, seperti USB, HDMI, port audio, dan sebagainya—masing-masing memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda.
USB menjadi salah satu port paling umum karena bisa digunakan untuk transfer data, menghubungkan perangkat input, bahkan mengisi daya perangkat tertentu.
System Cabinet (Casing)
System cabinet atau casing adalah wadah fisik yang melindungi seluruh komponen komputer. Ada beberapa tipe casing, seperti mini-tower atau mid-tower. Di dalam casing inilah terdapat power supply, yaitu alat yang mengubah arus listrik AC menjadi DC agar komputer dapat beroperasi. Untuk menjaga komputer tetap menyala meskipun listrik padam, perangkat UPS (Uninterruptible Power Supply) dapat digunakan.
Motherboard
Motherboard adalah papan sirkuit utama tempat semua komponen komputer terhubung. Melalui motherboard, prosesor, memori, kartu grafis, dan perangkat lain dapat saling berkomunikasi. Pada motherboard juga terdapat slot ekspansi untuk menambah kemampuan komputer.
Ada tiga istilah penting di sini:
-
Ekspansi: menambahkan perangkat keras tambahan;
-
Upgrade: mengganti ke versi lebih baru dan lebih kuat;
-
Downgrade: kembali ke versi lama karena alasan kompatibilitas atau kenyamanan penggunaan.
Prosesor dan Microchip
Prosesor atau microprocessor adalah otak komputer. Komponen ini mengeksekusi instruksi dan mengolah data agar menjadi informasi yang bisa dimanfaatkan. Di dalam microchip terdapat jutaan transistor kecil yang bekerja sebagai saklar elektronik serta rangkaian integrated circuit (IC) yang dibangun dari bahan silikon.
Transistor bekerja sangat cepat, beralih antara kondisi on atau off dalam hitungan juta kali per detik — hal ini memungkinkan komputer menjalankan tugas dengan kecepatan tinggi.
CPU, CU, ALU, dan Register
CPU (Central Processing Unit) menjalankan instruksi perangkat lunak melalui siklus mesin yang terdiri dari empat langkah: mengambil instruksi, mendekode, mengeksekusi, dan menyimpan hasilnya.
Unit penting dalam CPU meliputi:
-
CU (Control Unit) yang mengarahkan pergerakan data dan sinyal,
-
ALU (Arithmetic Logic Unit) yang menangani perhitungan dan logika,
-
Register, tempat penyimpanan kecil yang berguna untuk menyimpan data sementara selama pemrosesan.
Kecepatan Pemrosesan
Memori Komputer
Komputer memiliki beberapa jenis memori:
-
RAM (Random Access Memory): menyimpan sementara instruksi dan data. Bersifat volatile, artinya hilang jika komputer dimatikan.
-
ROM (Read-Only Memory): berisi instruksi permanen, seperti proses awal saat komputer menyala.
-
CMOS: menyimpan pengaturan dasar dan tidak hilang meski listrik padam karena ditenagai baterai.
-
Memori Flash: dapat ditulis dan dihapus berkali-kali.
-
Cache Memory: menyimpan data yang kemungkinan akan segera dipakai CPU sehingga membuat proses lebih cepat.
Sistem Biner dan Skema Pengkodean
Semua perangkat keras komputer bekerja berdasarkan sistem biner yang hanya mengenal dua nilai: 0 (mati) dan 1 (nyala). Delapan bit membentuk satu byte, yang dapat mewakili satu karakter atau nilai.
Untuk mengubah karakter menjadi kode biner, digunakan skema pengkodean seperti:
-
EBCDIC untuk komputer besar,
-
ASCII untuk mikrokomputer,
-
Unicode untuk representasi karakter yang jauh lebih lengkap.
Semua skema ini memungkinkan komputer memahami huruf, angka, dan simbol yang kita gunakan sehari-hari.



Komentar
Posting Komentar