PERANGKAT KERAS KOMPUTER

Ringkasan Sistem dan Teknologi Informasi

Tulisan ini dibuat sebagai tugas mata kuliah Sistem dan Teknologi Informasi.

Penulis: Gezant Ashabil Haqdu D
Dosen Pengampu: Rinda Cahyana, S.T., M.T.



Ringkasan ini dibuat sendiri dan dengan bahasa sendiri berdasarkan materi yang diperoleh dari kelas mata kuliah Sistem dan Teknologi Informasi, dan Kanal Pendidikan Cahyana https://s.id/KanalPendidikanCahyana

Perangkat Keras Komputer

Perangkat keras komputer atau hardware adalah bagian fisik dari sebuah komputer yang bisa kita lihat dan sentuh. Semua proses digital seperti menjalankan aplikasi, mengolah data, atau menampilkan gambar akan selalu melibatkan perangkat keras sebagai media utamanya. Dalam materi ini, kita mempelajari berbagai komponen perangkat keras dari level paling luar hingga bagian paling dalam.

Personal Computer dan Perangkat Hybrid

Personal computer (PC) merupakan jenis komputer yang paling sering digunakan sehari-hari, baik untuk bekerja, belajar, maupun hiburan. Selain PC, ada juga perangkat hybrid, yaitu perangkat yang menggabungkan fungsi komputer dengan fleksibilitas perangkat lain seperti tablet. Jenis perangkat ini membuat penggunaan teknologi menjadi lebih dinamis dan mudah dibawa ke mana saja.

System Unit dan Peripherals

System unit adalah bagian inti komputer yang berisi komponen utama seperti CPU, memori, dan motherboard. Sementara peripherals adalah perangkat tambahan seperti keyboard, mouse, monitor, printer, dan perangkat input-output lainnya. Keduanya bekerja sama untuk memungkinkan interaksi antara pengguna dan sistem.

Port, Plug, dan Jack

Agar perangkat dapat saling terhubung, komputer menyediakan berbagai port yang berfungsi sebagai penghubung fisik. Port ini menjadi titik masuk bagi plug dan jack dari perangkat eksternal. Ada banyak jenis port, seperti USB, HDMI, port audio, dan sebagainya—masing-masing memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda.

USB menjadi salah satu port paling umum karena bisa digunakan untuk transfer data, menghubungkan perangkat input, bahkan mengisi daya perangkat tertentu.

System Cabinet (Casing)

System cabinet atau casing adalah wadah fisik yang melindungi seluruh komponen komputer. Ada beberapa tipe casing, seperti mini-tower atau mid-tower. Di dalam casing inilah terdapat power supply, yaitu alat yang mengubah arus listrik AC menjadi DC agar komputer dapat beroperasi. Untuk menjaga komputer tetap menyala meskipun listrik padam, perangkat UPS (Uninterruptible Power Supply) dapat digunakan.

Motherboard

Motherboard adalah papan sirkuit utama tempat semua komponen komputer terhubung. Melalui motherboard, prosesor, memori, kartu grafis, dan perangkat lain dapat saling berkomunikasi. Pada motherboard juga terdapat slot ekspansi untuk menambah kemampuan komputer.

Ada tiga istilah penting di sini:

  • Ekspansi: menambahkan perangkat keras tambahan;

  • Upgrade: mengganti ke versi lebih baru dan lebih kuat;

  • Downgrade: kembali ke versi lama karena alasan kompatibilitas atau kenyamanan penggunaan.

Prosesor dan Microchip

Prosesor atau microprocessor adalah otak komputer. Komponen ini mengeksekusi instruksi dan mengolah data agar menjadi informasi yang bisa dimanfaatkan. Di dalam microchip terdapat jutaan transistor kecil yang bekerja sebagai saklar elektronik serta rangkaian integrated circuit (IC) yang dibangun dari bahan silikon.

Transistor bekerja sangat cepat, beralih antara kondisi on atau off dalam hitungan juta kali per detik — hal ini memungkinkan komputer menjalankan tugas dengan kecepatan tinggi.

CPU, CU, ALU, dan Register

CPU (Central Processing Unit) menjalankan instruksi perangkat lunak melalui siklus mesin yang terdiri dari empat langkah: mengambil instruksi, mendekode, mengeksekusi, dan menyimpan hasilnya.

Unit penting dalam CPU meliputi:

  • CU (Control Unit) yang mengarahkan pergerakan data dan sinyal,

  • ALU (Arithmetic Logic Unit) yang menangani perhitungan dan logika,

  • Register, tempat penyimpanan kecil yang berguna untuk menyimpan data sementara selama pemrosesan.

Kecepatan Pemrosesan

Kecepatan komputer sangat dipengaruhi oleh system clock, yaitu komponen yang mengendalikan ritme kerja CPU. Jam ini menggunakan getaran kristal kuarsa untuk menghasilkan pulsa digital yang membantu mengatur proses dalam CPU. Semakin tinggi frekuensi clock (dinyatakan dalam MHz atau GHz), semakin cepat sebuah komputer memproses instruksi—tentu selama bagian lain dari komputer mampu mengikuti kecepatannya.

Memori Komputer

Komputer memiliki beberapa jenis memori:

  • RAM (Random Access Memory): menyimpan sementara instruksi dan data. Bersifat volatile, artinya hilang jika komputer dimatikan.

  • ROM (Read-Only Memory): berisi instruksi permanen, seperti proses awal saat komputer menyala.

  • CMOS: menyimpan pengaturan dasar dan tidak hilang meski listrik padam karena ditenagai baterai.

  • Memori Flash: dapat ditulis dan dihapus berkali-kali.

  • Cache Memory: menyimpan data yang kemungkinan akan segera dipakai CPU sehingga membuat proses lebih cepat.

Sistem Biner dan Skema Pengkodean

Semua perangkat keras komputer bekerja berdasarkan sistem biner yang hanya mengenal dua nilai: 0 (mati) dan 1 (nyala). Delapan bit membentuk satu byte, yang dapat mewakili satu karakter atau nilai.

Untuk mengubah karakter menjadi kode biner, digunakan skema pengkodean seperti:

  • EBCDIC untuk komputer besar,

  • ASCII untuk mikrokomputer,

  • Unicode untuk representasi karakter yang jauh lebih lengkap.

Semua skema ini memungkinkan komputer memahami huruf, angka, dan simbol yang kita gunakan sehari-hari.

KESIMPULAN

Perangkat keras komputer memberikan gambaran lengkap tentang bagaimana setiap komponen fisik bekerja dan saling terhubung. Mulai dari bagian luar seperti casing dan port, hingga bagian paling dalam seperti CPU, memori, dan sistem biner — semuanya memiliki fungsi penting dalam menjalankan komputer. Pemahaman perangkat keras membantu kita memahami bagaimana sebuah sistem bekerja secara menyeluruh serta bagaimana teknologi digital dapat berjalan seefisien sekarang.

DAFTAR PUSTAKA

O’Brien, J., & Marakas, G. (2007). Management Information Systems.
Williams, B., & Sawyer, S. (2010). Using Information Technology.
(Referensi menggunakan sumber dari slide materi Perangkat Keras Komputer.)

Komentar

Postingan Populer