PENGELOLAAN DATA_SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI
Gezant Ashabil Haqdu D_2206049
PENGELOLAAN DATA
Di era digital seperti sekarang, data menjadi aset paling berharga bagi setiap individu dan organisasi. Namun, data tidak akan berguna tanpa adanya pengelolaan yang baik. Karena itu, penting bagi kita memahami apa itu pengelolaan data dan bagaimana cara kerjanya dalam sistem teknologi informasi.
1. Apa Itu Basis Data?
Basis data adalah kumpulan data yang saling berhubungan dan disusun secara logis untuk tujuan tertentu. Dengan adanya basis data, proses penyimpanan, pencarian, dan pengelolaan data menjadi lebih mudah dan efisien.
2. Level Data dalam Komputer
Data dalam komputer disusun dalam beberapa tingkatan atau level, dari yang paling kecil hingga kompleks:
- Bit – unit data terkecil yang bernilai 0 atau 1.
- Karakter – kumpulan beberapa bit yang membentuk huruf, angka, atau simbol.
- Field – sekumpulan karakter yang membentuk informasi tertentu, misalnya nama atau tanggal lahir.
- Record – kumpulan beberapa field yang saling berkaitan.
- File – kumpulan record yang membentuk satu kesatuan data lengkap.
Dalam sistem komputer, terdapat beberapa jenis file yang memiliki fungsi berbeda:
-
Program files – berisi instruksi untuk menjalankan perangkat lunak.
-
Data files – berisi data seperti teks, angka, gambar, atau suara.
-
Kompresi – metode untuk memperkecil ukuran file agar lebih efisien saat disimpan atau dikirim.
DBMS (Database Management System) adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengatur dan mengendalikan struktur serta akses ke basis data.
Keuntungan utama dari DBMS antara lain:
-
Mengurangi duplikasi data.
-
Meningkatkan keakuratan dan keamanan data.
-
Memudahkan pemeliharaan serta pembaruan data.
- Kamus Data (Data Dictionary) – menyimpan definisi dan struktur data yang digunakan.
- Utilitas – alat bantu untuk membuat, mengubah, menghapus, atau mencari data.
- Pembangkit Laporan – menghasilkan laporan dari data yang ada di dalam sistem.
- Administrator Basis Data (DBA) – orang yang bertanggung jawab menjaga keamanan, kinerja, dan keandalan database.
- Model Hierarki – menyusun data seperti struktur pohon keluarga, dengan hubungan antara induk (parent) dan anak (child).
- Model Jaringan – mirip dengan hierarki, tetapi satu child record bisa memiliki lebih dari satu parent record.
- Model Relasional – data disusun dalam bentuk tabel yang saling terhubung melalui kunci atau elemen data yang sama.
Data memiliki siklus hidup yang terus berputar mulai dari penyimpanan hingga analisis:
-
Data Warehouse – tempat penyimpanan data dalam jumlah besar yang digunakan untuk membantu pengambilan keputusan.
-
Data Mart – versi kecil dari data warehouse yang digunakan untuk kebutuhan bagian tertentu dalam organisasi.
-
Data Mining – proses analisis untuk menemukan pola, tren, atau pengetahuan baru dari data yang sudah ada.
Dengan pengelolaan yang baik, data menjadi sumber pengetahuan yang berharga untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan strategis.


Komentar
Posting Komentar